Shadowban, Pengertian dan Cara Mengatasinya

Shadowban, Pengertian dan Cara Mengatasinya

Shadowban, Pengertian dan Cara Mengatasinya – Akhir-akhir ini beberpa pengguna media sosial kebingungan lantaran postingan mereka di media sosial tidak dapat dilihat oleh orang lain. Padahal, media sosial menjadi senjata utama mereka untuk memasarkan produk mereka ke pelanggan. Tentu hal itu membuat rugi pengguna media sosial.

Nah, kondisi tersebut ternyata sudah lama menjadi perbincangan pengguna akun di jagat maya. Mereka menyebut kejadian itu adalah shadowban. Lantas apa sesungguhnya shadowban itu dan bagaimana cara mengatasinya.

Pengertian Shadowban

Shadowban adalah upaya yang dilakukan Platform media sosial untuk membatasi distribusi atau postingan dari sebuah akun media sosial guna mencegah penggunanya melakukan penyalahgunaan, spam dan pelanggaran pedoman komunitas.

Jika terkena Shadowban, pengguna media sosial tersebut tidak akan menyadarinya, jika postingan di akun media sosialnya tidak bisa dilihat orang lain. Sebab pengguna media sosial yang terkena Shadowban masih dapat melihat postingannya sendiri seolah tidak terjadi apa-apa.

Shadowban diberlakukan bagi pengguna akun media sosial yang mengunggah postingan terlalu vulgar, kekerasan, melanggar HAM dan spam. Serta membuat pengguna yang dianggap mengganggu ketertiban di sebuah platform berhenti menggunakannya. Jika sudah terkena Shadowban, tentu konten kreator tidak akan mendapat trafic serta engagement dan akunnya tidak berkembang.

Cara Menghindari Shadowban

Agar terhindar dari shadowban adalah dengan tidak melanggar larangan yang diberlakukan sebuah platform media sosial itu. Seperti melakukan spam, berlaku kasar dan ujaran kebencian, konten terlalu vulgar, dan lainnya, atau melanggar peraturan hak cipta.

Baca Juga :  Cara Membuat Timer Foto Di Kamera Instagram

Belum diketahui pasti berapa lama akun medsos terkena shadowban. Sebab pengalaman orang berbeda-beda, ada yang terdampak 1 minggu, ada yang lebih dan lainnya.

Shadowban di Facebook

Di Facebook, ada Community Standards yang berlaku dan wajib diikuti oleh semua penggunanya jika tidak ingin terkena shadowban atau bahkan di-block dari situs milik Mark Zuckerberg ini.

Awalnya, facebook akan melakukan shadowban pada postingan yang dinilai kurang baik saja. Namun jika sudah fatal seluruh postingan kamu bahkan akun kamu akan di banned. Misalnya, seperti menyebarkan informasi hoax, dll

Nah, Facebook akan membatasi agar konten yang kamu sebarkan tersebut tidak bisa dilihat orang-orang. Jika terjadi terus menerus, ini sama saja dengan shadowban. Jadi jangan asal ngepost ya guys…

Shadowban di Instagram

Banyak pengguna platform media sosial ini mengeluhkan terdampak shadowban. Bahkan, platform yang telah diakuisisi facebook ini salah satu platform yang paling sering menerima keluhan tentang shadowban dari para penggunanya.

Algoritmanya yang canggih membuat post-mu di platform ini bisa disembunyikan dari pengguna lain. Biasanya, Instagram akan langsung melakukan ini pada konten yang dinilai tidak pantas menurut Community Guidelines-nya.

Biasanya, konten ini mengandung kekerasan, aktivitas ilegal, vulgar, dan lain-lain.

Baca Juga :  Ini Cara Live Di Tiktok Beserta Syarat dan Ketentuannya

Untuk menghindari shadowban di Instagram, tips penting yang perlu kamu ingat adalah untuk selalu meng-upload foto-foto yang cocok untuk semua umur saja.

Shadowban di Twitter

Shadowban di twitter juga sama seperti di media sosial lainnya. Post atau tweet yang diterbitkan tidak dapat dilihat oleh para followers atau akun-akun publik lainnya. Namun, shadowban sendiri bisa terjadi di Twitter karena beberapa hal spesifik seperti:

  • Tidak mengonfirmasi alamat email
  • Tidak menggunakan foto profil
  • Sering di-mute atau di-block pengguna lain
  • Banyak di-follow akun bot
  • Posting terlalu banyak dalam satu waktu

Shadowban di TikTok

Sebagai media sosial yang sedang trend, Tiktok jarang memberlakukan shadowban kepada penggunanya. Meskipun demikian, algoritma TikTok memastikan hanya konten aman sajalah yang ditampilkan pada para penggunanya.

Jika algoritmanya mendeteksi bahwa video yang diupload penggunanya tersebut mengandung unsur-unsur yang tidak diinginkan, video tersebut akan semakin sulit dibagikan dan ditampilkan di For Your Page (FYP).

Kalau terlalu sering meng-upload konten yang dinilai tidak baik, TikTok tidak hanya akan memberlakukan shadowban, tetapi juga memberikan penalti bagi pembuatnya.

Konten yang perlu kamu hindari agar tidak terkena shadowban adalah konten yang mengandung:

  • Barang ilegal
  • Kekerasan
  • Ujaran kebencian
  • Spam

Cara Mengatasi Shadowban

Mengatasi shadowban bukanlah perkara yang mudah untuk dijalankan. Kendati demikian, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengatasinya. Sebab, peraturan tentang apa itu shadowban pun tidak tercantum jelas pada aturan platform media sosial.

Baca Juga :  Cara Membuat Story Instagram Seperti Iphone

Jika benar dan sudah kamu cek, akun medsos kamu terkena Shadowban. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah menghapus konten yang dianggap melanggar peraturan. Setelah itu, hubungi layanan pengguna media sosial yang kamu gunakan.

Nanti, kamu akan mendapat tanggapan kembali lewat email. Namun akunmu tidak akan langsung benar-benar aktif. Oleh karena itu, butuh waktu untuk memantau perkembangannya. Teruslah buat konten dan pastikan tidak lagi melanggar aturan.

Kemudian, analisis dan statistik performa setiap post yang kamu unggah. Kalau tetap rendah meskipun followers-mu banyak, ini berarti kamu masih terkena shadowban. Akan tetapi, jika berangsur kembali banyak interaksi dan ditonton orang, berarti shadowban tidak lagi berlaku untuk akunmu.

Tips aman terhindar dari Shadowban adalah dengan berhati-hati menggunakan media sosial. Jangan gunakan akun kamu untuk melakukan, spam, kekerasan, ujaran kebencian dan melanggar peraturan yang tertera di media sosial.

Sebab, shadowban bisa terjadi tanpa kamu sadari dan menyebabkan kerugian besar pada semua upaya pemasaran yang sudah kamu luncurkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.